Connect with us

AFC

Hati-hati, Jebolan Manchester City sudah 4 Kali Bobol Gawang Garuda di Piala AFF 2016

Published

on

Warungsports – Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada final Piala AFF 2020 dalam dua leg di National Stadium, Singapura.

Leg pertama akan digelar pada 29 Desember 2021 dan leg kedua akan digelar pada 1 Januari 2022.

Thailand lolos ke final setelah memenangi pertandingan melawan Vietnam pada semifinal dengan agregat 2-0.

Pada semifinal leg pertama, Thailand menang 2-0 atas Vietnam.

Kemenangan itu berkat dua gol dari Chanathip Songkrasin.

Pada semifinal leg kedua, Thailand bermain imbang melawan Vietnam dengan skor 0-0 pada Minggu (26/12/2021).

Sementara itu, timnas Indonesia melaju ke final setelah menang atas Singapura dengan agregat 5-3.

Pada semifinal leg pertama, timnas Indonesia bermain melawan Singapura dengan skor 1-1.

Leg kedua, timnas Indonesia menang 4-2 atas Singapura.

Akan menghadapi Thailand di final, timnas Indonesia patut mewaspadai striker mereka Teerasil Dangda.

Teerasil Dangda masih menjadi andalan di lini depan Thailand.

Bahkan pada Piala AFF 2020, Teerasil Dangda memimpin daftar top scorer dengan empat gol.

Teerasil Dangda juga berhasil melewati catatan 17 gol Noh Alam Shah yang menjadikannya sebagai top scorer sepanjang masa Piala AFF dengan 19 gol.

Baca Juga :  Ronaldinho Telah Tiba di Indonesia, Inilah Harapan Raffi Ahmad

Pemain jebolan Manchester City itu bahkan sudah pernah membobol gawang timnas Indonesia di Piala AFF 2016.

Seperti yang diketahui Teerasil Dangda mendapat kontrak di Manchester City pada 2007.

Akan tetapi ia tidak pernah bermain di Manchester City lantaran terganjal izin kerja. Ia pun dipinjamkan ke klub Swiss, Grasshopper untuk musim 2007-2008.

Teerasil Dangda mampu mencetak hat-trick saat Thailand bertemu timnas Indonesia di fase grup Piala AFF 2016.

Saat itu Thailand mengalahkan timnas Indonesia dengan skor 4-2 di Philippine Sports Stadium, 19 November 2016.

Thailand dan Timnas Indonesia pun kembali bertemu di final Piala AFF 2016.

Pertandingan final berlangsung dalam dua leg.

Teerasil Dangda mencetak satu gol saat timnas Indonesia menang 2-1 atas Thailand pada leg pertama.

Dua gol timnas Indonesia saat itu dicetak oleh Rizky Pora (65′) dan Hansamu Yama (70′).

Sementara pada leg kedua, Thailand menang 2-0 atas timnas Indonesia melalui gol Siroch (38′, 47′).

Thailand pun menang agregat 3-2 atas timnas Indonesia dan meraih gelar juara Piala AFF 2016.

Advertisement Smiley face
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AFC

Akibat Bermain Kasar, Timnas Vietnam Terkena Denda FIFA

Published

on

By

Warungsports – Hal tersebut terjadi dalam laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Tepatnya yakni ketika melawan Arab Saudi pada tanggal 11 November 2021 lalu.

Pada saat itu, duel kedua tim terjadi cukup panas.

Bahkan wasit harus mengeluarkan sebanyak delapan kartu kuning.

Rinciannya yakni dua untuk pemain Arab Saudi.

Sedangkan enam kartu kuning lainnya diperoleh pemain Vietnam.

Dilansir dari Soha.vn, akibat permainan keras yang ditunjukan anak asuh Park Hang-seo itu timnas Vietnam mendapatkan hukuman dari FIFA.

Hukuman yang dimakasud yakni berupa denda.

Timnas Vietnam didenda sebesar 6000 franc swiss (sekitar 147 juta VND).

Angka tersebut jika dirupiahkan kurang lebih sekitar 92 juta.

“Fase yang lebih dramatis dari yang diperlukan dari pemain Vietnam, menciptakan citra buruk di mata fans internasional, statistik menunjukan bahwa anak asuh pelatih Park Hang-seo membuat 17 pelanggaran dan mendapat hingga 6 kartu kuning,” tulis Soha.vn.

“Performa melawan Arab Saudi menyebabkan tim Vietnam mendapat penalti dari FIFA.”

“Jumlah dendanya adalah 6000 franc swiss (sekitar 147 juta VND),” sambungnya.

Sementara itu, laju timnas Vietnam sendiri di kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia dipastikan terhenti.

Baca Juga :  Ronaldinho Telah Tiba di Indonesia, Inilah Harapan Raffi Ahmad

Pasalnya timnas Vietnam tak sekalipun meraih kemenangan dari enam laga yang sudah dijalani.

Lebih buruknya, timnas Vietnam selalu menelan kekalahan.

Denda itu harus dilunasi oleh Federasi Sepakbola Vietnam (VFF) karena permainan kasar pemain Timnas Vietnam saat babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Di leg kedua duel dengan Arab Saudi, Pada (16/11/2021) kemarin, skuad Park Hang-seo membuat 17 pelanggaran dan wasit harus mengeluarkan enam kartu kuning.

Tidak hanya denda hampir ratusan juta rupiah, dua pemain timnas Vietnam yakni Que Ngoc Hai dan Tuan Anh juga dilarang tampil saat bersua Australia pada 27 Januari 2022 mendatang.

Prestasi Vietnam benar-benar telah mengalami penurunan signifikan. Dibabak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022, tim Park Hang-seo belum sekalipun meraih kemenangan.

Mereka terjebak di posisi juru kunci setelah jadi bulan-bulanan Jepang, Australia, Arab Saudi, China dan Oman. Tidak berhenti di situ, Vietnam juga gagal mempertahankan gelar juara Piala AFF.

Di ajang Piala AFF 2020 lalu, langkah Vietnam terhenti di babak semifinal setelah kalah agregat 0-2 dari Thailand. Sebelumnya, mereka juga gagal mendulang kemenangan atas timnas Indonesia di babak penyisihan Grup B.

Continue Reading

AFC

Malaysia Resmi Jadi Tuan Rumah Lanjutan Liga Champions Asia 2020

Published

on

Malaysia Resmi Jadi Tuan Rumah Lanjutan Liga Champions Asia 2020

Pandemi virus corona membuat AFC akhirnya memutuskan menggelar lanjutan Liga Champions Asia 2020 di satu tempat yakni Malaysia. Dilansir dari laman resmi AFC, Malaysia terpilih menjadi tuan rumah untuk menyelenggarakan pertandingan di Grup G dan H Liga Champions Asia 2020. Baca Juga Resmi, Inilah Sosok Pengganti Ratu Tisha di Komite Kompetisi AFC Baca Juga Respons Striker Than Quang Ninh Andai Piala AFC 2020 Mentas di Vietnam Nantinya klub-klub yang berlaga di Grup G dan H dijadwalkan akan bertanding pada 17 Oktober hingga 1 November 2020 mendatang. “Malaysia menjadi tuan rumah untuk Liga Champions Asia Zona Timur,” tulis laman resmi AFC.

 

Bila babak fase grup sudah selesai

Malaysia kembali menjadi tuan rumah untuk menggelar fase 16 besar yang digelar pada 4 November 2020. Setelah itu, Malaysia masih diberikan kepercayaan menggelar partai perempat final hingga semifinal. Tetapi untuk final AFC telah menunjuk Qatar sebagai tuan rumah. “Pusat laga final Zona Barat adalah Qatar,” tulis pernyataan laman resmi AFC.

Baca Juga :  Ronaldinho Telah Tiba di Indonesia, Inilah Harapan Raffi Ahmad

Sementara itu, tidak ada wakil Indonesia yang berlaga di Liga Champions Asia 2020. Bali United dipastikan gagal tampil di Liga Champions Asia karena kalah saat babak kualifikasi.  Bali United gagal lantaran takluk dari klub Australia, Melbourne Victory dengan skor 0-5 pada laga kualifikasi Liga Champions Asia kedua di AAMI Park, Australia, Selasa 21 Januari 2020 lalu.

Continue Reading

AFC

PSSI ingin adakan latihan untuk Timnas di Indonesia tapi sang pelatih ingin di Korea Selatan

Published

on

WarungSportsPSSI sudah memanggil mantan pemain sepakbola Korea yang kini menjadi Pelatih Timnas Indonesia (Shin Tae-Yong), sang pelatih belum merespon akan kembali kapan. Padahal Shin Tae-Yong sudah hampir tiga bulan di Korea Selatan belum kunjung kembali.

PSSI ingin cepat merampungkan program latihan kepada Timnas Indonesia U-19 tepatnya, maka dari itu Shin Tae-Yong diminta untuk pulang sebelum 29 Juni 2020. PSSI ingin menyelesaikan polemik yang belum kunjung kelar akhir-akhir ini.

Meski demikian, surat panggilan dari PSSI ternyata belum juga direspons oleh Shin Tae-yong. PSSI juga menginginkan agar timnas U-19 Indonesia menggelar pemusatan latihan di Tanah Air. Kabarnya pelatih asal korea selatan tersebut meminta untuk timnas u-19 latihan di Korea Selatan.

Baca Juga :  Ronaldinho Telah Tiba di Indonesia, Inilah Harapan Raffi Ahmad

“Belum dibalas oleh Shin Tae-yong, Harapannya, dia bisa segera membala surat resmi tersebut karena beberapa kali komunikasi yang kami bangun, Shin Tae-yong selalu berubah-ubah.” tutur Yunus Nusi

PSSI ingin adakan latihan untuk Timnas di Indonesia tapi sang pelatih ingin di Korea Selatan

Continue Reading

AFC

Di AFC usia 19 tahun Indonesia harus berhati hati dengan tiga timnas ini

Published

on

WarungSports – Drawing Piala Asia Usia 19 akan di gelar oleh AFC pada pertengahan bulan ini. Timnas U-19 Indonesia masuk di tempat kedua dimana tempat tersebut bisa dibilang grup neraka ada 3 timnas yang bisa mengganjal langkah Indonesia. Timnas Usia 19 harus menjalankan skema permainan yang betul-betul harus bermain lebih agresif dan lebih berani mengambil inisiatif serangan, sehingga bisa menang nantinya disetiap pertandingan.

Korea Selatan ada rival terberat yang ada di tempat pertama, Korsel sudah melangkah dengan mulus yakni dengan kemenangan beruntun sebanyak tiga kali dengan koleksi 18 gol, hal tersebut membuat Timnas Indonesia harus segera berbenah supaya bisa menampilakn performa yang maksimal jika pertandingan kembali bergulir.

Baca Juga :  Ronaldinho Telah Tiba di Indonesia, Inilah Harapan Raffi Ahmad

Sedangkan Malaysia berada di tempat ketiga di kualifikasi Grup G, Malaysia juga bermain cukup rapi dan sudah menang empat kali dan sudah mengantongi 27 gol dan kebobolan sebanyak empat kali. Maka tak hanya Korsel, Malaysia pun rival terberat Timnas Indonesia.

Timnas ketiga yang harus diwaspadai oleh Timnas Indonesia adalah Iran. Iran berada di tempat keempat. Iran juga mirip dengan Korsel yang sudah mencetak tiga kemenangan. Iran sudah mengoleksi 9 gol. Tapi berbeda dari skuad lain meski gol nya lebih sedikit dari timnas korsel dan malaysia, Iran belum kejebolan sama sekali.

Di AFC usia 19 tahun Indonesia harus berhati hati dengan tiga timnas ini

Continue Reading

Trending

Copyright © 2021 by WarungsSports