Live Friday, 17 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Sepakbola

Fabregas Umumkan Pensiun Sebagai Pemain Bola

Elvina July 3, 2023 3 years lalu
Cesc Fabregas

Warungsports – Sehabis berkarir di Arsenal, Barcelona,​​Chelsea, Monaco, Como serta regu nasional Spanyol, gelandang berumur 36 tahun Cesc Fabregas sudah mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola saat sebelum mengambil alih selaku pelatih regu B buat Como. Pembalap Spanyol itu memenangkan La Liga, Kejuaraan Eropa, serta Piala Dunia dalam karier yang buatnya jadi salah satu pemain terbaik di generasinya.

Cesc Fabregas sudah mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola sehabis berkarier bersama Arsenal, Barcelona,​​Chelsea, Monaco serta Como.

Pemain berumur 36 tahun itu mengumumkan di taman Twitter- nya kalau dia hendak mengakhiri karirnya sepanjang 20 tahun, serta hendak jadi pelatih regu B Como.

Fabregas memenangkan 2 gelar Liga Premier, 2 Kejuaraan Eropa serta satu Piala Dunia.

Pembalap Spanyol itu mengawali karirnya dengan Barcelona namun pindah ke Arsenal pada tahun 2003 buat bermain reguler di regu utama.

Ia menghabiskan 8 tahun bersama Arsene Wenger dikala ia jadi salah satu gelandang terbaik di generasinya, memainkan 303 pertandingan buat regu serta jadi kapten klub.

Pada tahun 2011 dia kembali ke Barcelona, membuat 151 penampilan serta memenangkan La Liga serta Copa del Rey.

Buat regu nasional, dia merupakan bagian dari regu pemenang Kejuaraan Eropa tahun 2008 serta 2012, serta ialah bagian dari kemenangan Piala Dunia 2010- dengan pemain berumur 36 tahun itu memainkan umpan yang menciptakan berhasil kemenangan buat Andres Iniesta melawan Belanda..

Pada tahun 2014 dia meninggalkan Barcelona ke Chelsea, memenangkan 2 Liga Premier, Piala FA serta Piala Liga. 5 tahun setelah itu ia pindah ke Monaco saat sebelum bergabung dengan Como.

Ia menulis di Twitter:“ Dengan sangat pilu sudah datang waktunya buat gantung sepatu.

“ Aku hendak menghargai tiap momen, dari hari- hari dini di Barcelona,​​ke Arsenal, kembali ke blaugrana, Chelsea, Monaco, serta kesimpulannya Como. Dari Piala Dunia, sampai Kejuaraan Eropa, kemenangan di Inggris, Spanyol, memenangkan trofi Eropa: itu merupakan ekspedisi yang tidak hendak sempat aku lupakan.

“ Kepada seluruh orang yang menolong aku, rekan satu regu, pelatih, direktur, presiden, owner, penggemar, serta agen aku; kepada segala keluargaku, dari kedua orang tuaku sampai kakakku, istriku serta anak- anakku, yang senantiasa memberiku nasihat serta senantiasa jadi pembimbing; kepada lawan aku yang berbagi pertarungan hebat di lapangan: terima kasih sudah membuat aku lebih kokoh. Aku mempunyai begitu banyak kenangan yang tidak terhapuskan serta menciptakan sahabat di selama jalur, bila cuma buat itu itu hendak sangat berharga.

“ Aku pula belajar 3 bahasa, berkembang serta berusia sepanjang ekspedisi aku.

“ Aku mempunyai pengalaman yang tidak sempat aku pikirkan apalagi dapat mendekati, tidak dalam sejuta tahun.

“ Tetapi aku tidak pilu, sebab aku hendak mengawali jalur baru: melatih regu B serta Primavera Como 1907. Suatu klub serta proyek yang membuat aku sangat bersemangat. Regu ini memenangkan hati aku semenjak menit awal, kami berjumpa di dikala yang pas dalam karir aku. Aku hendak membagikan segalanya dalam petualangan baru ini.

” Jadi, sehabis 20 tahun yang luar biasa penuh dengan pengorbanan, kegembiraan serta semangat, waktunya sudah datang buat mengucapkan terima kasih lagi serta selamat tinggal pada berolahraga terindah di dunia.

” Saya suka tiap menitnya.”

Berita Terkait