
Warungsport -Di Paralimpiade Tokyo 2020, para pemain rugby Selandia Baru tampil seram sebelum pertandingan, mereka menari Haka untuk menunjukkan ciri khas mereka.
Kemarin, Selandia Baru akan menghadapi Amerika Serikat dalam pertandingan rugby kursi roda pertamanya pada 25 Agustus 2021.
Mereka memainkan pertandingan pertama mereka di Grup B di Stadion Nasional Yoyogi. Tim Selandia Baru dengan kaus abu-abu membentuk formasi pertama beberapa menit sebelum wasit memberi tanda dimulainya pertandingan.
Tidak hanya pemain inti yang akan bermain, tetapi pemain cadangan juga akan bermain. Pada saat yang sama, semua pemain berteriak hingga memadati stadion tanpa penonton.
Jeritan itu menggunakan bahasa tradisional Selandia Baru dan terkadang terdengar seperti nyanyian. Semua atlet di kursi roda menampilkan tarian yang penuh semangat.
Sesekali menginjak kursi, seolah hendak berkelahi, dilanjutkan dengan tarian yang disebut haka.
Haka adalah tarian tradisional suku Maori di Selandia Baru. Menurut sejarah, tarian ini selalu dibawakan saat para prajurit kerajaan memasuki medan perang.
Tarian ini dirancang untuk menginspirasi semangat para prajurit saat itu. Namun, di zaman modern ini, jenis tarian ini umumnya hanya digunakan untuk beberapa kegiatan khusus, seperti olahraga, pernikahan atau mengiringi kematian orang-orang terhormat.
Tarian ini memiliki ciri khas yang luar biasa. Penari harus menggerakkan semua lekuk wajahnya, termasuk melebarkan mata atau menjulurkan lidah. Selain memompa tenaga, tarian jenis ini juga diprediksi akan menyusutkan mental lawan.
Beberapa pemain Amerika yang menyaksikan tarian tersebut juga tampak melihat hal ini. Para pemain Amerika yang berbaris di depan mereka tampak melamun menyaksikan tarian tersebut. Mereka pun terkesima dengan pertunjukan tersebut.
Sampai akhirnya, laga dimulai dan berjalan secara ketat. Meski begitu, Selandia Baru tetap harus menelan kekalahan di laga perdananya tersebut dan menyerah dengan skor 35-65.



