Live Thursday, 16 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Liga Inggris

Alli Ungkap Mental Health Yang Membuatnya Ingin Pensiun

Elvina July 14, 2023 3 years lalu

Warungsports – 2 kali PFA Young Player of the Year Dele Alli sudah mengatakan kalau dia memikirkan buat pensiun dari sepak bola pada umur 24 dikala bermain di dasar bos Spurs Jose Mourinho. Dalam pengakuan yang terus cerah tentang perjuangannya, Alli mendokumentasikan kecanduan kapsul tidur serta trauma masa kecil yang sudah membentuk kehidupan serta kariernya. Alli dipinjamkan ke Besiktas masa kemudian namun hendak mengawali masa 2023- 24 kembali di Everton.

Dele Alli sudah mengatakan kalau ia memikirkan buat pensiun dari sepak bola handal pada umur 24 tahun sehabis mendokumentasikan serangkaian perjuangan kesehatan mental dalam periode karirnya baru- baru ini.

Sehabis timbul selaku pemain berumur 16 tahun di MK Dons, Alli dengan kilat jadi nama rumah tangga di Tottenham, 2 kali memenangkan penghargaan PFA Young Player of the Year.

Si gelandang memperoleh reputasi selaku talenta sekali dalam satu generasi namun kariernya memburuk sehabis kepergian Mauricio Pochettino selaku manajer Spurs.

Jose Mourinho mengambil alih Pochettino selaku pelatih kepala Tottenham pada 2019 namun pelatih asal Portugal itu kandas memperoleh yang terbaik dari Alli.

Semenjak pindah dari Tottenham ke Everton pada tahun 2022, Alli sudah berjuang buat menciptakan performa yang lebih dahulu ia tunjukkan sepanjang sesi dini karirnya, serta saat ini sudah mengatakan sebabnya.

” Susah buat memastikan satu momen yang pas,” kata Alli, kala ditanya oleh Gary Neville di The Overlap kala terdapat yang tidak beres.

” Bisa jadi momen sangat menyedihkan untuk aku merupakan kala Mourinho jadi manajer, aku pikir aku berumur 24 tahun.

” Aku ingat terdapat satu tahap, semacam sesuatu pagi aku bangun serta aku wajib berangkat ke pelatihan- ini merupakan dikala ia menyudahi memainkan saya- dan aku terletak di tempat yang kurang baik.

” Aku ingat cuma memandang ke cermin- maksud aku kedengarannya dramatis namun aku betul- betul memandang ke cermin- dan aku bertanya apakah aku dapat pensiun saat ini, pada umur 24 tahun, melaksanakan perihal yang aku gemari.

” Untuk aku, itu memilukan apalagi mempunyai pemikiran itu pada umur 24 tahun, mau pensiun.

” Itu sangat menyakitkan aku, itu merupakan perihal lain yang wajib aku membawa.”

Pemain berumur 27 tahun itu pula berkata ia mendatangi rehabilitasi dalam upaya buat menanggulangi kecanduan kapsul tidur serta permasalahan kesehatan mentalnya.

Dele Alli kembali ke Everton sehabis masa pinjaman yang kandas dengan Besiktas. Dele Alli kembali ke Everton sehabis masa pinjaman yang kandas dengan Besiktas.

“ Aku kecanduan tablet tidur serta itu bisa jadi permasalahan yang tidak cuma aku natural. Aku pikir itu merupakan suatu yang terjalin lebih dari yang disadari orang dalam sepak bola,” kata Alli.

“ Mudah- mudahan aku keluar serta berdialog tentang perihal itu bisa menolong orang. Jangan salah mengerti, mereka bekerja. Aku pikir dengan agenda kami, Kamu mempunyai game, Kamu wajib bangun pagi buat berlatih, adrenalin serta sebagainya.

” Komsumsi tablet tidur buat tidur serta bersiap- siap itu baik- baik saja, namun kala sistem dopamin Kamu rusak semacam aku, itu jelas bisa mempunyai dampak kebalikannya sebab bekerja buat permasalahan yang mau Kamu tangani serta seperti itu perkaranya. Itu sukses hingga tidak.”

Alli melanjutkan dengan merinci pengasuhan masa kecil yang traumatis, namun berganti jadi positif kala ia diadopsi oleh keluarga yang” luar biasa”.

Perempuan berumur 27 tahun itu saat ini mau menolong orang lain yang berjuang dengan permasalahan yang sama.

Ia mengatakan:“ Ini telah berlangsung lama[kecanduan saya], hal- hal yang aku jalani buat mematikan perasaan yang aku miliki. Aku tidak menyadari itu buat tujuan itu, apakah itu buat minum ataupun apa juga,” katanya.

“ Terdapat banyak perihal yang dicoba banyak orang namun bila Kamu menyalahgunakannya serta memakainya dengan metode yang salah serta Kamu sesungguhnya tidak melaksanakannya buat kesenangan, Kamu melaksanakannya buat berupaya serta mengejar suatu ataupun bersembunyi dari suatu, itu dapat jelas sangat merugikanmu.”

Berita Terkait