Live Saturday, 17 October 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Sepakbola

Raphinha Ungkap Hubungan Spesial dengan Lamine Yamal: Saya Kakak, Bukan Ayah!

Elsa Gita Sabila October 17, 2026 55 minutes lalu

BARCELONA – Bintang sekaligus kapten FC Barcelona, Raphinha, mengungkap sisi lain kehidupannya bersama klub Catalan. Pemain asal Brasil tersebut berbicara mengenai hubungan dekatnya dengan Lamine Yamal, tanggung jawab sebagai kapten, hingga pengaruh besar pelatih Hansi Flick dalam mengembalikan kepercayaan dirinya.

Dalam wawancara eksklusif bersama The Guardian yang diterbitkan pada 24 September 2026, Raphinha menegaskan bahwa dirinya lebih memilih menjadi sosok kakak bagi Lamine Yamal daripada dianggap sebagai figur ayah.

Pernyataan tersebut memperlihatkan kedekatan emosional para pemain Barcelona sekaligus menggambarkan pentingnya kepemimpinan di ruang ganti Blaugrana.

Raphinha Anggap Lamine Yamal Seperti Adik Sendiri

Kedekatan Raphinha dan Lamine Yamal bukan hanya terlihat ketika keduanya bermain bersama di lapangan. Di luar pertandingan, pemain asal Brasil itu turut memberikan dukungan, nasihat, dan arahan kepada talenta muda Barcelona tersebut.

Ketika ditanya apakah dirinya berperan sebagai sosok ayah bagi Yamal, Raphinha memberikan jawaban sederhana tetapi penuh makna.

“Tidak, tidak. Kakak laki-laki lebih tepat,” ujar Raphinha.

Ia menjelaskan bahwa pemain muda terkadang membutuhkan nasihat tegas untuk membantu perkembangan mereka, baik sebagai pesepak bola maupun sebagai pribadi.

Menurut Raphinha, pemain yang lebih berpengalaman harus mampu memberikan contoh positif, termasuk menegur rekan setim ketika melakukan kesalahan.

Baginya, teguran bukanlah bentuk kemarahan, melainkan perhatian yang bertujuan membantu pemain muda berkembang menjadi lebih baik.

Menjadi Kapten Barcelona Mengubah Mentalitas Raphinha

Raphinha juga mengungkapkan bahwa kepercayaan rekan setim yang memilihnya sebagai kapten Barcelona memberikan perubahan besar dalam perjalanan kariernya.

Ia mengaku sebelumnya tidak menyadari bahwa dirinya memiliki karakter kepemimpinan yang begitu kuat.

“Ketika rekan-rekan memilih saya menjadi kapten, rasanya seperti ada tombol yang dinyalakan. Mereka melihat sesuatu dalam diri saya yang sebelumnya tidak saya sadari,” ungkap Raphinha.

Kepercayaan tersebut membuatnya merasa semakin bertanggung jawab terhadap perkembangan tim.

Raphinha menyadari bahwa menjadi kapten bukan sekadar mengenakan ban di lengan, tetapi juga tentang memberikan contoh, menjaga semangat rekan setim, serta membantu tim menghadapi berbagai situasi sulit.

Baca Juga :  Viral! Cole Palmer Bantai IShowSpeed 18-0 Saat Bermain Game Sepak Bola, Speed Dibuat Tak Berkutik!

Hansi Flick Jadi Sosok Penting Kebangkitan Raphinha

Selain membahas kepemimpinan, Raphinha secara terbuka memberikan penghargaan kepada Hansi Flick yang dinilainya memiliki peran sangat penting dalam perkembangan kariernya.

Sebelum mendapatkan kepercayaan dari pelatih asal Jerman tersebut, Raphinha sempat mengalami periode sulit dan mempertimbangkan masa depannya bersama Barcelona.

Namun, kedatangan Flick membawa perubahan besar dalam cara berpikir serta kepercayaan dirinya.

“Saya selalu mengatakan bahwa Hansi Flick mengubah mentalitas saya dan mengubah saya sebagai pribadi. Kepercayaannya mengembalikan rasa percaya diri yang sempat hilang,” jelasnya.

Dukungan Flick membuat Raphinha kembali menemukan motivasi untuk membuktikan kualitasnya dan menjadi salah satu pemain penting dalam permainan Barcelona.

Kabar Baik! Raphinha Siap Kembali Menghadapi Real Betis

Kabar positif juga datang menjelang pertandingan Barcelona menghadapi Real Betis pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Hansi Flick telah mengonfirmasi bahwa Raphinha kembali tersedia untuk dipilih setelah mengalami masalah cedera paha.

Meski demikian, Flick menegaskan bahwa tim pelatih akan berhati-hati dalam mengatur menit bermain sang kapten demi memastikan kondisinya pulih secara optimal.

Kembalinya Raphinha menjadi tambahan kekuatan penting bagi Barcelona dalam menghadapi jadwal pertandingan yang semakin padat.

Kepemimpinan Raphinha Jadi Inspirasi bagi Barcelona

Kisah Raphinha menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya ditentukan oleh kualitas permainan maupun jumlah gol yang dicetak.

Sikap peduli kepada pemain muda, kemampuan memberikan motivasi, serta keberanian mengambil tanggung jawab menjadi bagian penting dari perannya sebagai kapten.

Hubungannya dengan Lamine Yamal juga mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan yang ingin terus dibangun Barcelona di bawah arahan Hansi Flick.

Bagi Raphinha, menjadi pemimpin berarti tumbuh bersama tim, saling mendukung, dan membantu setiap pemain mencapai potensi terbaiknya.

Berita Terkait