Live Friday, 17 July 2026
Sport Indonesia • Piala Dunia • Liga Eropa • MotoGP
Breaking
Absen Lawan Vietnam, Ini Penjelasan Beda Nasib Elkan Baggott dengan Safawi Rasid
Sepakbola

Absen Lawan Vietnam, Ini Penjelasan Beda Nasib Elkan Baggott dengan Safawi Rasid

Elvina December 15, 2021 5 years lalu

Warungsports – Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam laga yang berlangsung di Stadion Bishan, Singapura, Rabu (15/12/2021).

Dalam laga ini nasib Elkan Baggott sangat berbeda dengan pemain Malaysia yakni Safawi Rasid.

Seperti diketahui, sebelumnya Sawafi Rasid mengalami situasi yang sama seperti Elkan Baggott yakni rekan satu kamarnya dinyatakan positif Covid-19.

Namun, setelah rekan satu kamarnya dinyatakan positif, ia masih bisa membela Malaysia.

Berbeda dengan Elkan Baggot yang dipastikan akan absen memperkuat timnas Indonesia dalam laga melawan Vietnam.

Elkan Baggott harus menjalani karantina setelah salah satu penumpang yang satu pesawat dengannya dari Inggris ke Singapura dinyatakan positif Covid-19.

Sehingga dengan itu Elkan harus melakukan karantina sesuai dengan peraturan pemerintah Singapura.

Apalagi penumpang itu dinyatakan positif Covid-19 varian baru Omicron.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengatakan bawa saat ini pemain Ipswich Town itu dalam kondisi baik-baik saja dan tak ada massalah.

Bahkan hasil PCR Elkan juga negatif, hanya saja ia memang harus tetap mengikuti aturan pemerintah setempat.

“PSSI dibantu KBRI di Singapura telah melakukan negoisasi dengan pemerintah setempat dalam hal ini Kementerian Kesehatan Singapura,” ujar Yunus Nusi sebagaimana dilansir BolaSport.com dari laman resmi PSSI.

“Kami harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah Singapura bahwa Elkan karantina hingga 18 Desember,” ucapnya.

Lebih lanjut, terkait nasib Elkan Baggott yang berbeda dengan pemain Malaysia pun dijelaskan .

Yunus Nusi mengatakan bahwa peraturan soal ini memang berbeda dari pemerintah Singapura.

Menurutnya nasib Elkan memang berbeda dengan Safawi Rasyid yang tetap bisa main walaupun Akhyar Rasyid saat itu yang teman sekamarnya dinyatakan positif Covid.

Yunus Nusi mengatakan bahwa hal itu memang tidak ada msalah serius terkait hal itu apabila pemain yang satu kamar dinyatakan negatif.

Berbeda konsepnya dengan Elkan Baggott yang datang dari luar negeri.

Jadinya masih harus menjalani karantina karena Covid-19 varian baru dinilai lebih bahaya penyebarannya.

Oleh karena itu, demi kebaikan bersama maka Elkan harus harus melakukan karantina sesuai dengan peraturan yang ada.

“Kalau Safawi menurut aturan di sini, ia tidak masalah dia bisa bermain melawan Vitnam karena dia menjalani PCR dan hasilnya negatif,” ucap Yunus.

“Bila itu menimpa tim kita, teman sekamar bisa tetap beraktivitas maupun bermain asal hasil PCR-nya negatif,” katanya.

“Kalau Elkan beda, karena ia dari luar negeri dan ada penumpang dalam pesawat tersebut terkena covid-19 varian baru Omicron.

“Tidak hanya Elkan yang harus menjalani karantina, namun seluruh penumpang. Undang-undang pemerintah Singapura telah mengatur hal ini, bila melanggar tentu akan ada tindakan pidana,” tuturnya.

Sementara itu, hilangnya Elkan pada laga ini tentu akan menjadi minus untuk skuad Garuda.

Berita Terkait