
WarungSports – Charles Leclerc (23) dan Carlos Sainz Jr (26) menjadi kombinasi pembalap termuda di sirkuit Formula Satu dalam sejarah Ferrari. Secara emosional, Leclerc mengaku bisa mengobrol dengan Sainz lebih baik dari pendahulunya.
Carlos Sainz Jr. dipilih oleh Ferrari untuk menggantikan Sebastian Vettel yang berusia 33 tahun. Pendahulu Sainz, Sebastian Vettel, tidak memperpanjang kontraknya di akhir musim Formula 1 2020
.Dengan predikat duet pembalap termuda, Leclerc mengaku semakin betah. Perasaan ini tidak menebusnya, karena dia memang menemukan rasa nyaman saat mengobrol dengan Carlos Sainz Jr, seorang pemuda seumuran.
“Ini hubungan yang berbeda karena jelas Carlos Sainz seumuran saya. Jadi kami menertawakan hal yang sama,” kata Charles Leclerc kepada Channel 4, Kamis (6 Oktober 2021), dikutip planetf1.com.
Leclerc sendiri tampil mengejutkan usai meraih pole position pada laga kandang GP Monaco pada Mei 2021. Pembalap kelahiran Monte Carlo Oktober 1997 itu kembali menjadi sorotan usai merebut pole position di sirkuit Baku, Azerbaijan, akhir pekan lalu.
Sayangnya, pembalap yang meraih gelar Grand Prix pertamanya di Belgia pada 2019 itu gagal meraih podium setelah finis keempat di sirkuit Baku. Leclerc berharap chemistry yang ia mulai dengan Carlos Sainz Jr. akan berdampak positif bagi tim.
“Kami memiliki minat yang sama. Kami memiliki atmosfer kompetitif dan pada dasarnya kami dapat membelanjakannya dengan baik,” kata Charles Leclerc.
Terakhir, Leclerc menilai penurunan performa Mercedes-Benz musim ini sebagai momentum yang baik untuk unjuk gigi. Ia berharap duetnya dengan Carlos Sainz Jr tidak hanya tercatat sebagai yang termuda, namun juga mampu mempersembahkan gelar dengan sukses.



