Honda Mengulangi Jejak Jack Miller? Marc Marquez Cari Tandeman

Warungsports – Masih belum memiliki tandem yang ideal Sejak Dani Pedrosa pensiun. Ada tiga pembalap yang menjadi tandeman Marc Marquez.
Jorge Lorenzo, Alex Marquez, dan Pol Espargaro tiga pembalap ini gagal unjuk taring bersama Honda. Alex sempat dua kali mendapat podium, namun diakhir klasemen, alex tetap finis di urutan ke-14.
Sementara dari sisi Espargaro, pencapaian terbaiknya hanya finis di posisi delapan di MotoGP Qatar dan MotoGP Prancis 2021.
Pertanyaannya siapa yang menjadi tandem ideal Marc Marquez?
Bukannya tidak mungkin, Repsol Honda merekrut pembalap berusia 16 tahun, Pedro Acosta.
Pedro Acosta tampil menggila di Moto3 2021. Pedro Acosta memenangkan balapan tiga dari lima race awal Moto3 2021. Yang artinya, pencapaian ini sudah setara pembalap-pembalap terkenal.
Apakah Honda akan mempromosikan rider Moto3 langsung ke MotoGP? Jika berani mengambil keputusan ini, dan inilah bukan yang pertama dilakukan oleh Honda.
Sebelumnya, Honda juga pernah mempromosikan Jack Miller dari Moto3 langsung ke MotoGP. Saat itu Pabrikan Honda Menempatkan Jack Miller bukan di Repsol Honda melainkan di LCR Honda.
Maka jangan heran jika Pedro Acosta diambil Repsol Honda untuk MotoGP 2021. Jika hal ini terjadi maka bagaimana kabar Espargaro?
Kemungkinan ada dua hal yang akan terjadi. Kemungkinan pertama, kontrak espargaro tidak dilanjut atau diputus Repsol Honda akhir tahun ini. Kemungkinan kedua, Repsol Honda akan menggunakan tiga pembalap seperti MotoGP 2021 lalu.
Dipromosikan Ke MotoGP Langsung Menjuarai Dunia, Siapa Yang Dapat Mengulangi Jejak Marc Marquez?
Marc Marquez bisa dibilang fenomena. Karena, dirinya mampu langsung menjadi juara dunia MotoGP termuda. Sejak tahun 2002 kelas MotoGP dipertandingkan, tidak ada satupun yang dapat menirukan jejak Marc Marquez.
Jika melihat keadaan situasi saat ini, rider KTM Red Bull Ajo, Pedro Costa yang turun ke Moto3 2021 mempunyai potensi untuk mengikuti jejak sukses Marc Marquez. Karena dirinya mendominasi di Moto3 2021, Padahal itu musim perdananya tampil di Grand Prix.
Pujian pun mengalir deras untuk Pedro Acosta. Salah satunya Jorge Lorenzo menyebut Pedro Acosta sebagai pembalap berbakat.
Hal ini karena pembalap top yang selevel dengan Valentino Rossi, kesulitan meraih kemenangan pada musim pertamanya tampil di ajang Grand Prix. Sementara, Pedro Acosta memperoleh tiga kemenangan hanya dari tiga race.
“Valentino Rossi yang di mata para penggemar sebagai pembalap terbaik sepanjang sejarah, hanya dapat satu memenangkan balapan pada masanya 1996.” Ujar Lorenzo.
Jika mengikuti prosedur alias tidak loncat kelas. maka, Pedro Acosta baru bisa tampil di MotoGP 2023. Apakah Pedro Acosta dapat meraih gelar Juara MotoGP di usia 19 tahun pada 2023. Sekaligus Mendapat juara dunia kelas Premier termuda? Sangat menarik untuk dinantikan.


