Warungsports – Kepergian Cristiano Ronaldo jelas sangat berdampak besar didalam skuad. Kala itu, hanya Karim Benzema yang bisa memikuil beban tim dan menutup musim dengan koleksi 30 gol. Gol tersebut juga masih dibawah pemain-pemain yang memang menjadi kompetitor Ronaldo semasih di Madrid.
Musim lalu Hazard mencetak 18 gol untuk Chelsea, sementara Jovic mempersembahkan 27 gol untuk Eintracht Frankfurt. Luka Jovic mulai tertekan karena belum juga menyuguhkan level performa yang diharapkan darinya. Selain karena cedera dan performa buruk, Jovic pun kesulitan karena minimnya menit bermain.
Pada titik ini di musim lalu, Jovic dan Hazard bisa mencetak total 20 gol, masing-masing 10. Kontras, sejauh ini baru Hazard yang mencetak gol, cuma satu. Sejak terakhir kali mencetak gol pada 12 Juni lalu, Jovic melewati 12 pertandingan dan 900 menit tanpa gol.

Jovic dan Hazard belum memenuhi ekspektasi. Performa dua pemain ini benar-benar kontras dengan torehan mereka musim lalu. Adaptasi bisa jadi alasan, tapi Madrid tetap membutuhkan keduanya bermain sebaik mungkin.
Berarti ada 19 gol yang hilang, yang seharusnya bisa dipersembahkan dua pemain itu.
Zinedine Zidane bisa sedikit lega. Toni Kroos dan Casemiro sudah mecnetak dua gol. Luka Modric satu gol, pun James Rodriguez. Madrid hanya perlu menemukan ritme terbaik mereka. Di tengah paceklik gol penyerang-penyerangnya, Madrid beruntung punya gelandang-gelandang yang cukup rajin mencetak gol.


